Kamis, 21 Oktober 2010

Bunga (Puspa) Nasional Indonesia

Bunga Nasional Indonesia adalah tiga jenis bunga yang ditetapkan pemerintah dengan harapan mampu mewakili karakteristik bangsa dan negara Indonesia.Ketiga bunga nasional tersebut adalah bunga melati (Jasminum sambac) yang ditetapkan sebagai puspa bangsa,bunga anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) sebagai puspa pesona,dan padma raksasa atau bunga bangkai (Rafflesia arnoldi) sebagai puspa langka.

Selain bunga nasional,Indonesia juga memiliki 3 satwa (fauna) nasional yang menjadi maskot bangsa Indonesia.Ketiga satwa tersebut adalah komodo atau ora (Varanus komodoensis) sebagai satwa nasional,ikan siluk merah atau arwana sebagai satwa pesona,dan elang jawa (Spizaetus bartelsi) sebagai satwa langka.

Ketiga bunga nasional Indonesia selengkapnya adalah sebagai berikut;

1.Bunga Melati Putih (Jasminum sumbac),sebagai Puspa Bangsa.
Bunga melati (Jasinum sumbac) atau disebut juga melati putih merupakan salah satu spesies melati yang berasal dari Asia Selatan.Tanaman perdu ini tersebar mulai dari daerah Hindustan, Indochina, Malaysia, hingga ke Indonesia.
Di Indonesia ada banyak nama lokal yang diberikan kepada bunga melati seperti; Menuh (Bali), Meulu Cina,Meulu Cut (Aceh), Malete (Madura), Menyuru (Banda), Melur (Gayo dan Batak Karo), Manduru (Menado), dan Mundu (Bima,Sumbawa).
Klasifikasi ilmiah melati adalah sebagai berikut; Kingdom, Plantae, Divisi, Magnoliophyta, Ordo, Lamiales, Famili, Oleaceae,Genus,Jasminum,Species: Jasminum sambac

2.Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis),sebagai Puspa Pesona.


Bunga Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis) ditetapkan sebagai puspa pesona,salah satu dari puspa nasional Indonesia.Bunga Anggrek Bulan merupakan salah satu jenis anggrek (Orchidaceae) yang memiliki ciri khas kelopak bunga yang lebar dan berwarna putih.
Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis) tumbuh liar dan tersebar luas di Indonesia, Papua, Filipina, Malaysia, hingga ke Australia.Anggrek Bulan hidup secara epifit yaitu menempel pada batang pohon atau cabang pohon inang.Secara liar anggrek bulan mampu tumbuh hingga pada ketinggian 600 meter dpl.

Keelokan anggrek bulan yang kemudian memesona semua pihak.Pesonanya pun akhirnya menjadi dasar pertimbangan sehingga anggrek bulan pun ditetapka sebagai puspa pesona menyandingi puspa bangsa dan puspa langka.

Klasifikasi Ilmiah anggrek bulan adalah sebagai berikut; Kingdom, Plantae, (tanpa tingkat) Monocots, Ordo, Arpagales, Familia, Orchidaceae, Subsuku, Epidendroideae, Genus, Phaklaenopsis, Species: Phalaenopsis amabilis.

3.Padma Raksasa (Rafflesia arnoldi),sebagai Puspa Langka.


Padma Raksasa (Rafflesia arnoldi) ditetapkan menjadi puspa langka melengkapi Melati Putih (Puspa Bangsa) dan Anggrek Bulan (Puspa Pesona).Selain menjadi salah satu dari bunga nasional,Rafflesia arnoldi juga menjadi flora identitas provinsi Bengkulu.
Rafflesia arnoldi yang merupakan tanaman endemik Sumatera merupakan satu dari sekitar 30-an jenis Rafflesia yang ditemukan di Asia Ternggara,mulai dari Semenanjung Malaya, Kalimantan, Sumatera, dan Filipina.Dinamakan padma raksasa lantaran ukuran bunganya mampu mencapai diameter 100 cm dan berat 10 kg.
Sampai saat iniRafflesia arnoldi tidak pernah berhasil dikembangbiakkan di luar habitat aslinyadan apabila akar atau pohon inangnya mati,Rafflesia akan ikut mati.Oleh karna itu Rafflesia membutuhkan habitat hutan primer untuk dapat bertahan hidup.Mungkin lantaran hal ini yang menjadi dasar pertimbangan sehingga padma raksasa ditetapkan sebagai puspa langka Indonesia.Bersama melati putih (puspa bangsa) dan anggrek bulan (puspa pesona),Rafflesia arnoldi menjadi bunga nasional Indonsia.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar